Warga Desa Muara Maung, Tetap Gunakan Sungai Kungkilan yang Tercemar Limbah Tambang Batu Bara untuk Mandi dan Cuci

Simbur Cahaya

Simburcahaya.com – Sungai Kungkilan di Desa Muara Maung, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan merupakan salah satu sungai yang rusak dan tercemar karena aktivitas pertambangan batu bara di kawasan tersebut.

Namun, hingga kini warga di Desa Muara Maung, masih menggunakan sungai tersebut untuk mandi dan mencuci pakaian, seperti yang terlihat, Sabtu (22/11/2025).

Sumhayana (47) warga Desa Muara Maung mengakui Sungai Kungkilan adalah sumber kehidupan bagi warga sekitar.

Meskipun rusak dan tercemar, sampai saat ini masih banyak warga yg memanfaaatkan sungai untuk mandi dan menyuci, kata dia.

Ia menjelaskan dulu Sungai Kungkilan menjadi andalan warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi sejak kehadiran tambang batu bara tercemar dan rusak.

“Hulu sungai rusak parah, tapi tak ada pihak terkait yang peduli,” katanya.

Saat ini, menurut diaa warga hanya mengeluh di dalam hati tak tahu harus melapor kemana yang bisa di percaya.

“Warga hilang harapan untuk mengembalikan sungai seperti dulu lagi,” tegas dia.(*)

Artikel Lainnya

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di sebelah Masjid Agung Palembang Sumsel (Simburcahaya.com / Nefri Inge)

JPO Kumuh hingga Jembatan Musi 6 yang Gelap, Salah Warga atau Kurangnya Perhatian Pemerintah?

Sumhayana: : Setiap Hari Melawan Debu Batu Bara dan Cerita Masalah yang Ditimbulkan Industri Ekstraktif

Kristy dari Unilever, Bagikan Strategi Jurnalis Lokal Bertahan di Tengah Badai Digital, Simak Yuk!

Tinggalkan komentar