Paparan Debu Semakin tak Terkendali, Guru Ingatkan Murid Pakai Masker

Simbur Cahaya

Siswa SDN 11 Merapi Barat melaksanakan upacara bendera

Simburcahaya.com – Paparan debu akibat aktivitas truk angkutan batu bara di kawasan Merapi Area, kini semakin parah. Salah satunya diungkapkan guru di SD Negeri 11 Merapi Barat, yang setiap kali upacara Bendera Merah Putih di halaman sekolah mewajibkan murid untuk menggunakan masker.

Wali kelas 4 SDN 11 Merapi Barat, Lahat, Sumsel, Suparman (50), dibincangi belum lama ini, mengungkapkan bahwa selama dirinya mengajar di SD Negeri 11 Merapi Barat, kualitas udara terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Ia menyatakan bahwa paparan debu dan polusi dari aktivitas kendaraan tambang berdampak langsung terhadap lingkungan sekolah, khususnya terhadap kesehatan siswa dan guru.

Tercatat ada enam perusahaan tambang batu bara yang setiap harinya melintasi kawasan sekitar sekolah dengan truk-truk angkutannya. Akibatnya, debu yang ditimbulkan dari lalu lintas tersebut tidak hanya mencemari udara, tetapi juga mengganggu kebersihan lingkungan sekolah dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar, kata dia.

Teks : Ririn
Foto : Ririn

Peserta Pelatihan Jurnalis Warga PPMN

 

Artikel Lainnya

LETSS Talk-Kalyanamitra Peringati Tragedi Mei dengan Mimbar Terbuka Menggugat Negara dalam Penegakan HAM Pascapemilu 2024

Diskusi Publik Kekerasan terhadap Perempuan 'Workshop Penulisan Isu Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang digelar oleh FJPI Sumsel (Dok Humas FJPI Sumsel / Simburcahaya.com)

Bedah Isu KBGO, FJPI Sumsel Ajak Publik Melek Penulisan Narasi yang Etis

Skill Up Make Up, Cara Warna Sriwijaya Dukung Waria Berdaya

Tinggalkan komentar